Belajar gambar sekarang udah gampang banget. Mau belajar coloring, storytelling, atau paneling? Tinggal buka YouTube atau TikTok, tutorialnya ada di mana-mana.
Tapi, ada satu hal yang sering nggak terjawab lewat tutorial. Gimana sebenarnya satu chapter webtoon dibuat dari awal sampai akhirnya terbit?
Ternyata, membuat webtoon bukan cuma soal gambar bagus. Tapi ada banyak proses, keputusan, dan kolaborasi yang baru benar-benar terasa ketika melihatnya secara langsung.
Hal itulah yang ingin dipahami oleh 40+ mahasiswa DKV Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) saat berkunjung ke Kisai Entertainment lewat program Study Visit.

Datang Sekali, Langsung Ditampar Realita!
Selama Study Visit, mahasiswa nggak cuma keliling studio produksi.
Di Kisai, mereka mengikuti sesi sharing tentang gimana satu chapter melewati banyak tahap mulai dari script sampai color and finishing, kenapa setiap judul webtoon punya standar kualitas yang berbeda-beda, atau bahkan bagaimana mengubah urutan panel bisa mempengaruhi ritme cerita.
Salah satu insight yang paling banyak menarik perhatian peserta adalah betapa kompleksnya proses di balik satu chapter. Baru setelah melihat workflow secara langsung, banyak peserta menyadari bahwa satu chapter webtoon profesional ternyata melibatkan lebih dari satu role. Mulai dari writer, artist, art editor, dan lainnya saling terhubung.
Diskusi pun berkembang ke banyak hal yang jarang dibahas di internet. Mulai dari tantangan ketika artist harus menjaga konsistensi style antar chapter, seberapa penting komunikasi setiap stage, sampai gimana caranya menjaga kualitas karya tetap sesuai standar dari awal sampai akhir.
Di akhir kunjungan, mahasiswa nggak cuma pulang tentang gimana caranya webtoon dibuat, tapi juga memahami bahwa di balik satu chapter selalu ada kolaborasi, workflow, timeline, dan profesionalitas yang sama pentingnya dengan kemampuan menggambar. Insight seperti itulah yang sulit didapatkan dari internet.

Industri Webtoon Nggak Akan Besar Kalau Ilmunya Cuma Dipendam
Sebagai bagian dari industri webtoon Indonesia, kami percaya bahwa membangun industri tidak cukup hanya dengan menerbitkan karya. Industri juga turut bertumbuh ketika pengalaman, proses, dan pengetahuan dibagikan kepada lebih banyak orang.
Karena itulah, Study Visit Kisai hadir sebagai ruang belajar. Peserta bisa melihat langsung webtoon profesional diproduksi dan berbagai role yang ada. Di saat yang sama, kami berkesempatan mengenal cara mereka melihat industri, menemukan talenta baru, sampai membuka peluang kolaborasi yang belum pernah kami temui sebelumnya.
Selain itu, kami juga sadar kalau setiap kampus atau komunitas pasti punya tujuan yang berbeda. Itulah mengapa materi Study Visit bersifat fleksibel menyesuaikan kebutuhan setiap kampus, komunitas, ataupun organisasi agar diskusi sesuai dengan tujuan visit.

Siap Main Ke Kisai?!
Kalau kampus, komunitas, atau organisasimu juga penasaran seperti apa proses di balik satu chapter webtoon, Study Visit di Kisai bisa jadi kesempatan untuk melihat prosesnya secara langsung.
Siapa tau, satu kali visit bisa membuka perspektif baru, memperluas koneksi, atau bahkan membantumu menemukan langkah awalmu di industri webtoon!
Instagram : @kisai_ent
TikTok : @kisaient
LinkedIn : Kisai Entertainment
Discord : Kisai Creative Circle
